Kegiatan Akhirus sanah dan Imtihan Madin Darusalam Rancawuluh Bulakamba Brebes, Sabtu (4/3/2023)

BREBES (pelitaindo.news) – Lulusan Madrasah Diniyah tingkat Awaliyah atau MDTA agar bisa melanjutkan ke jenjang Wustho atau MDTW. Keberlanjutan tersebut akan menjadikan kegiatan belajar agama tidak terputus.

Fakta di lapangan banyak anak-anak yang putus sekolah Madrasah Diniyah/Madin (hanya setingkat MDTA) akhirnya memasuki formal tingkat SMP atau MTs banyak pengetahuan agama Islam yang lupa. Hal yang prinsipil dalam beragama terkait dengan amaliah dan aqidah banyak diabaikan. Oleh karena menyambung pesan dari Kasi PD Pontren Kemenag Kab Brebes, yang sudah lulus atau tamat MDTA agar dilanjutkan di tingkat Wustho. Demikian disampaikan oleh Akhmad Sururi selaku Ketua DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah Kab Brebes saat memberikan sambutan pada kegiatan Akhirus Sanah MDTA Darusalam desa Rancawuluh.

Sebagai orang tua harus benar benar memperhatikan pendidikan agama untuk anak-anaknya. Hal tersebut mengingat beberapa kejadian tindakan kriminal dan asusila di Kab Brebes disebabkan antara lain karena faktor pendidikan agama yang rendah. Kita berharap semua komponen masyarakat untuk peduli kepada pendidikan Madrasah Diniyah.

Saat ini lembaga pendidikan formal setingkat SMP Negeri di Kab Brebes sudah menyertakan ijazah MDTA sebagai salah satu lampiran persyaratan penerimaan peserta didik baru. Hal ini sebagai bagian bukti bahwa betapa pentingnya pendidikan keagamaan Islam.

“Sekali lagi kami sangat berharap agar anak anak yang baru saja diwisuda tingkat Awaliyah di lanjutkan sampai Wustho. Kepala MDTA Durusalam dipersilahkan untuk membuka kegiatan penyelenggaraan pendidikan MDTW, karena Kementerian Agama dalam hal ini Seksi PD Pontren sedang mencanangkan program 99 MDTW di Kab Brebes. Saat sekarang sudah ada 9 MDTW yang terdaftar di Kementerian Agama, sehingga tinggal 90 MDTW lagi,” pungkas Akhmad Sururi.

Kegiatan Akhirus sanah dan Imtihan Madin Darusalam yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 4 Maret 2023 dihadiri oleh Kepala Desa Rancawuluh, beberapa tokoh utama dan masyarakat setempat. Sebagai pembicara dalam kesempatan tersebut adalah KH Mujtahid dari Tegal.

Kepala MDTA Darusalam, Ustaz Agus Salim menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat Rancawuluh yang telah memberikan kepercayaan untuk mendidik putra putrinya. Semoga mereka menjadi anak yang soleh dan solehah. *(Red)