Beranda Pendidikan Bupati Cirebon Membuka Kegiatan Forum Discussion Group

Bupati Cirebon Membuka Kegiatan Forum Discussion Group

Bupati Cirebon Drs. H. Imron M.Ag membuka kegiatan Forum Discussion Group (FGD) Laboratorium Kreasi Cipta di Ruang Nyi Mas Gandasari, Kamis (8/9/2022).

CIREBON (pelitaindo.news) – Bupati Cirebon Drs. H. Imron M.Ag membuka kegiatan Forum Discussion Group (FGD) Laboratorium Kreasi Cipta dengan tema “Pengembangan Strategi Promosi Bisnis Industri Batik Ramah Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal UMKM Desa Ciwaringin” dalam rangka Matching Fund Tahun 2022 Universitas Pancasila Jakarta, bertempat di Ruang Nyi Mas Gandasari, Kamis (8/9/2022).

Acara ini dihadiri Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dosen dan mahasiswa, Asisten Daerah Pemerintah Kabupaten Cirebon, para kepala dinas Kabupaten Cirebon, Camat Ciwaringin, serta para pelaku UMKM di Desa Ciwaringin.

Pewarna alami pada batik Ciwaringin telah menarik perhatian pihak Universitas Pancasila (UP) Jakarta. Melalui program dari Kemendikbud RI, pihak UP akan menempatkan sekitar 30 mahasiswanya untuk membantu mengembangkan strategi promosi, agar pemasaran batik Ciwaringin lebih optimal.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila, Prof. Dr. Ir. Iha Maryani Hatta, SE MM mengatakan, “Seperti yang kita tahu, UMKM batik berbasis ramah lingkungan di Cirebon ini sudah lama, namun belum adanya strategi promosi yang optimal. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengembangkan usaha bisnis batik ramah lingkungan dan diharapkan seluruh UMKM batik ramah lingkungan ini dapat mendukung dan mendorong program yang kami laksanakan.” ujarnya.

Selaras dengan apa yang disampaikan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila, Bupati Cirebon mendukung kegiatan yang dilaksanakan dan menyambut baik, serta mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan partisipasi semua pihak.

Lebih lanjut, Bupati Cirebon menyampaikan harapannya, “Di era persaingan global, usaha akan eksis dan terkenal apabila hasil dari penelitian ini ditinjau dari kelebihan dan kekurangannya. Serta memaksimalkan strategi pemasaran yang optimal disesuaikan dengan perkembangan zaman, khusunya batik Ciwaringin yang menjadi produk unggulan Kabupaten Cirebon.” *(Diskominfo)

Artikulli paraprakWabup Garut Sarankan Kompor Induksi Sebagai Kompor Alternatif di Masyarakat
Artikulli tjetërJawaban pada Orang Tua yang Sudah Tidak Percaya Terhadap Guru yang Mendidik Anaknya

Terima kasih atas Koemntar Anda. Ikuti terus kontens portal ini.