Beranda News Tabrakan Beruntun di Tol Pejagan-Pemalang Diduga Dipicu Asap Pembakaran Lahan

Tabrakan Beruntun di Tol Pejagan-Pemalang Diduga Dipicu Asap Pembakaran Lahan

Anak dari Jamintel Kejaksaan Agung menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di Tol Pejagan-Pemalang, Jawa Tengah. (Foto: Dok. Polda Jateng)

PEMALANG (pelitaindo.news) – Kecelakaan beruntun yang melibatkan belasan kendaraan di Tol Pejagan-Pemalang, Jawa Tengah diduga disebabkan asap pembakaran lahan oleh warga di pinggir tol.
Insiden itu bermula saat sejumlah kendaraan sedang melintas di ruas tol tersebut menuju ke arah Semarang. Kemudian, kendaraan yang berada di paling depan terhalang pandangannya akibat asap.
“Indikasi awal kejadian diakibatkan karena salah satu kendaraan pribadi (SUV) paling depan melintas TKP terhalang pandangan akibat asap pembakaran lahan oleh warga,” demikian keterangan tertulis dari Kementerian Perhubungan.

“Sesampainya di TKP pengemudi melakukan perlambatan (rem) mendadak yg berakibat kendaraan di belakang nya kurang antisipasi sehingga menabrak bagian belakang,” tulis Kemenhub.
Saat kejadian, beberapa kendaraan yang berada di belakang sempat berupaya untuk menghindar. Namun, karena terbatasnya ruas, sehingga kendaraan itu menabrak pembatas jalan dan mobil lainnya.
“Posisi akhir kendaraan berada menutupi seluruh lajur 2 dan lajur 1, berhimpit menghadap ke timur dan mengalami kerusakan berat,” demikian tertulis dalam keterangan tersebut.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iqbal Alqudusy membenarkan soal insiden kecelakaan beruntun tersebut.

Kata dia, kecelakaan terjadi di KM 253A ruas Tol Pejagan-Pemalang, Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah pada Minggu (18/9) sekitar pukul 14.00 WIB.

“Kecelakaan lalu lintas beruntun yang terdiri dari 13 kendaraan bermotor,” kata Iqbal dalam keterangannya.

Disampaikan Iqbal, anggota masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan proses evakuasi dan mendata korban. Sejauh ini, insiden itu menyebabkan satu orang meninggal dunia. “Korban meninggal dunia 1 orang,” ucap Iqbal. *(CNN)

Artikulli paraprakMenengok Potensi Peserta Didik dari Goresen Tangan di Pagi Hari
Artikulli tjetërBupati Bandung Ajak Masyarakat Sadar Permasalahan Sampah dalam Rangka WCD

Terima kasih atas Koemntar Anda. Ikuti terus kontens portal ini.