Beranda Nasional Resmikan Gedung Annas, PSI Jabar Minta Kapolda Jabar Periksa Walikota Bandung Yana

Resmikan Gedung Annas, PSI Jabar Minta Kapolda Jabar Periksa Walikota Bandung Yana

Ketua DPW PSI Jabar, Marshall Chandra bersama Wakapolda Jabar Brigjen Pol Bariza Sulfi, SIK

BANDUNG (pelitaindo.news) – Ketua DPW PSI Jabar, Marshall Chandra meminta Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana untuk segera memeriksa Walikota Bandung H. Yana Mulyana.

Pernyataan Marshall disampaikan setelah walikota Yana meresmikan gedung dakwah Annas di Jalan R.A.A. Martanegara No. 30 Turangga kota Bandung, pada 28 Agustus 2022 lalu. Sedangkan ormas Annas (Aliansi Nasional Anti Syiah) telah dibubarkan oleh pemerintah melalui tahun 2020 lalu, surat TR Wakabaintelkam Irjen Suntana (Kapolda Jabar sekarang : Red).

Wali Kota Bandung H. Yana Mulyana, S.E meresmikan Gedung Dakwah Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS), Minggu (28/8/2022)

Dalam sambutannya sebelum peresmian, Yana Mulyana menyatakan, pemerintahan kota Bandung mengapresiasi dibangunnya gedung dakwah ini.

“Irjen Suntana Harus periksa Walikota Bandung, kang Yana, karena diduga terindikasi faham Radikal. Ormas Annas kan sudah dibubarkan oleh pemerintah 2020 lalu karena sudah bertentangan dengan Pancasila dan Konstitusi NKRI, malah TR nya oleh Irjen Suntana yang saat itu wakabaintelkam,” terang Marshall.

“Dengan Walikota Bandung meresmikan gedung dakwah Annas akan memberi peluang ormas terlarang tersebut berkembang kembali, ada apa dengan Kang Yana,” tanya Marshall.

Ia juga berharap pemerintah dan kepolisian dapat menindak tegas keberadaan ormas ANNAS di kota Bandung. Dan memberikan sanksi tegas baik terhadap pejabat daerah kota Bandung, yang masih mengakomodir organisasi intoleran tersebut. *(Red)

Artikulli paraprakRidwan Kamil: Promosikan Potensi Jabar Selatan yang Indah Melalui Media Sosial
Artikulli tjetërAliansi Nasional Anti Syiah (Annas) Sudah Dibubarkan Pemerintah, Tapi Pemkot Bandung Malah Resmikan Gedungnya! Ada Apa ?

Terima kasih atas Koemntar Anda. Ikuti terus kontens portal ini.