Beranda Nasional Nilai-nilai Beragama Melaut di Garut

Nilai-nilai Beragama Melaut di Garut

Kepala Kanwil, H. Ajam Mustajam beserta jajarannya bersama Stafsus usai menyambut para pejalan kaki yang asyik dan gelar budaya di Panggung Kehormatan beralih ke Panggung Gembira

GARUT (pelitaindo.news) – Keluarga Besar Kementerian Agama se-Jawa Barat tumpah menjadi lautan manusia membanjiri Alun – Alun Kabupaten Garut mengikuti Jalan Asyik Harmoni Beragama dan Karnaval Budaya Jawa Barat, 7/1/2023.

Gelaran dilaksanakan dalam rangkaian puncak kegiatan memeriahkan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-77 tingkat Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat.

Sekitar 9000 peserta dari Pegawai Kementerian Agama se-Jabar memadati badan jalan sejauh 3 km berkarnaval melintasi panggung kehormatan dengan mempragakan budaya, hasil usaha serta kekayaan di daerahnya masing-masing.

Menempati panggung kehormatan hadir Staf Khusus (Stafsus) Kementerian Agama RI, KH. Muhammad Nuruzaman bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Jawa Barat, Drs. H.Ajam Mustajam M.Si. didampingi Kabag TU, Drs. H. Mohammad Ali Abdul Latief M.Ag., Para Kabid, Pembimas dan Subkoordinator Kanwil Kemenag Jabar.

Kepala Kanwil, H. Ajam Mustajam beserta jajarannya bersama Stafsus usai menyambut para pejalan kaki yang asyik dan gelar budaya di Panggung Kehormatan beralih ke Panggung Gembira.

Penguatan Nilai Budaya

Ajam menyampaikan hahwa Gelaran ini bertujuan, sebagai penguatan nilai-nilai kehidupan umat beragama, dimana hadir semua umat beragama, hidup bersama bergandeng tangang untuk menatap masa depan yang maju dan lebih haik, ajaknya.

Panitia menghimpun para peserta di Alun-Alun Garut dan menyelenggarakan bazar 60 UMKM yang hadir dijajakan di sekitarnya, juga panggung gemilang dengan menghadirkan seniman Gita KDI asli asal Kabupaten Garut.

Dipanggung Gembira usai melaksanakan karnaval, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, Dr. H. Cece Hidayat M.Si. sebagai Panitia Ketua yang mengumumkan potensi Garut yang kaya budaya dan tempat wisata yang luar biasa.

Dikatakanya, sebenarnya budaya tidak pernah bersinggugan dengan agama, budaya sejalan dengan agama sehingga masyarakat menerima dan Islam pun menerima budaya adat tersebut.

Hadir dalam kesempatan itu Wakil Bupati Garut, dr. Heldi Budiman, unsur Porkopimda Garut, para Kepala Dinas Vertikal, Kepala Dinas dilingkungan Setda Kab. Garut, Pejabat Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Jabar, para Kepala Kantor Kementerian Agama se-Jabar, mengundang tamu 7 Gereja Pemuka, Pendeta dan Vihara serta tokoh masyarakat lainnya. (Kontributor : Asep Naja Somantri)

Artikulli paraprakKuota Haji 2023 Sebanyak 221 Ribu, Tidak Ada Pembatasan Usia
Artikulli tjetërSiswa MAN 2 Pangandaran Juara BLA International Championship 4

Terima kasih atas Koemntar Anda. Ikuti terus kontens portal ini.