Modusinvestigasi.online, Pangandaran – Hajat laut dan larung di lakukan serentak di berbagai titik di wilayah pantai selatan Pangandaran salah satunya di pantai Barat dengan di gelar secara sederhana.
Hajat laut atau pesta laut suatu syukuran nelayan yang merupakan acara yang biasanya di helat oleh masyarakat pesisir, utamanya daerah pantai selatan setiap bulan Muharam yang di gelar di bulan syura.
Hajat laut di gelar sebagai ucap syukur pala nelayan dengan rejeky juga selama melakukan aktivitas dalam melaut selalu di berikan keberkahan tangkapan ikan yang melimpah.
Selain itu, hajat laut di maksudkan agar nelayan senantiasa di berikan keselamatan dalam mencari ikan sehari harinya. Upacara hajat laut merupakan acara ritual yang di lakukan secara turun temurun dari generasi ke generasi untuk mengenang nenek moyang pada jaman dulu.
Saat sekarang sangatlah berbeda di bandingan dengan tahun tahun kebelakang di karenakan saat ini di masa Pandemi dengan berbagai keterbatasan.
Hajat laut yang di gelar di masa Pandemi tidak semeriah sebelum Pandemi yang di selenggarakan dengan penerapan protokol kesehatan, keterbatasan orang juga prokes lainnya.
Menurut Edi Selaku Kordinator Kegiatan mengatakan, kegiatan hajat laut ini sudah menjadi tradisi atau budaya yang sejak dahulunya sudah ada dan perlu kita lestarikan.
“Saat ini mungkin tidak sebanyak tahun tahun kebelakang hanya puluhan masyarakat saja,” ucap Edi saat di temui di Pantai Barat 31/08/2021.*(Budi Setiawan)






















